Asuransi untuk Petani Tembakau

Tembakau merupakan sebuah hasil pada bidang pertanian yang sangat tinggi sekali permintaan pasarnya. Tapi, nyatanya tidak semua dari para petani ini mendapatkan keuntungan yang jelas. Meski hasil panen bisa didapatkan, tapi bukan berarti selalu berhasil. Ada saja sebab dari gagal panen yang membuat petani tembakau kian merugi.

Agar para petani tembakau ini tidak mendapatkan kerugian maksimal jika terjadi gagal panen. Maka lebih baik setiap petani ini menggunakan asuransi. Ternyata urusan dari asuransi tembakau ini sendiri sudah sedang dikaji oleh pemerintah yang akan memberikan banyak sekali bantuan. 

Pemerintah Siapkan Asuransi Untuk Petani Tembakau 

Pemerintah telah merencanakan skema dari asuransi tembakau ini selama beberapa bulan. Dimana skema ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2022 dan direncanakan untuk diterapkan pada tahun 2023. Nantinya asuransi untuk petani tembakau ini akan melindungi petani dari semua kondisi terkait hasil tembakau. 

Pemerintah pun juga sudah mempersiapkan untuk pembayaran premi. Dimana dalam pembayaran ini sendiri pun petani tidak akan diberatkan. Karena nantinya premi asuransi akan dibayarkan dari hasil bea cukai. Sehingga bisa dikatakan asuransi ini hanya akan memberikan keuntungan bagi para petani. 

Pemerintah sendiri hingga sekarang telah berkomunikasi secara terus menerus untuk bisa menemukan skema yang tepat. Apalagi, tembakau adalah jenis tanaman yang sangat berbeda dari semuanya. Sehingga bisa dikatakan pemerintah harus hati-hati agar kedua belah pihak tidak akan menerima kerugian. 

Adanya perencanaan asuransi ini sendiri pun sudah pasti bukan tanpa alasan. Karena pada tahun 2019 lalu, petani mendapatkan cobaan dari kondisi cuaca membuat tembakau hampir gagal panen. Tapi, petani berhasil melewatinya dengan membeli tangki air. Kemudian, di tahun 2020, hama yang menjadi permasalahan utama pada saat itu. 

Tapi, dengan berbagai bantuan dan penyuluhan yang diberikan dari berbagai pihak, akhirnya masa ini pun bisa dilewati. Akan tetapi, tentu saja kekhawatiran dari para petani akan ada gagal panen besar–besaran pun juga sangat tinggi. Maka daripada itu dengan adanya asuransi ini, diharapkan dapat mengurangi kerugian untuk berbagai pihak. 

Jadi bisa dikatakan dengan berbagai macam kendala dari tahun ke tahun, pemerintah dan juga berbagai pihak yang membutuhkan tembakau pun mencari jalan keluar agar bisa menyelamatkan hasil panen. Sehingga bisa dikatakan asuransi tembakau ini akan menjadikan petani jadi lebih aman. 

Apalagi pada tahun 2018, petani tembakau berjaya. Dimana pada saat itu, cuaca sangat mendukung dan memberikan banyak manfaat. Dengan asuransi yang diberikan ini, diharapkan petani juga mendapatkan hasil yang sama. Sehingga tidak hanya memberikan petani jaminan, tapi memastikan bahwa kerugian tidak akan terlalu besar. 

Alasan Gagal Panen dari Tembakau 

Meski sudah dijelaskan secara garis besar, tapi ada beberapa alasan lain kenapa tanaman tembakau ini bisa gagal panen. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa tanaman tembakau bisa gagal panen: 

Cuaca Tidak Menentu 

Perlu kamu tahu bahwa tembakau tidak bisa ditanam di tempat yang basah. Maka tidak heran jika tembakau merupakan komoditas penting bagi Indonesia. Mengingat bahwa kondisi cuaca di Indonesia adalah tropis dan sudah pasti ada panas di tiap tahunnya. Saat cuaca tidak menentu seperti tahun ini, tentu saja kemungkinan gagal panen sangat tinggi. 

Di tahun 2022 ini, iklim tengah tidak tentu. Misalnya saja curah hujan yang terlalu berlebihan sehingga ada kemungkinan tanah akan terlalu basah. Sehingga tembakau tidak bisa dipanen seperti seharusnya. Maka daripada itu, asuransi yang disediakan pemerintah ini sendiri sudah pasti akan sangat membantu sekali. 

Hama 

Penyebab yang sudah pasti menjadi penyebab akan kegagalan dalam tanaman tembakau adalah hama. Hama bisa dikatakan sebuah masalah pertanian yang sangat mengkhawatirkan. Dimana hama ini bisa memakan habis tanaman tembakau yang ditanam. Sehingga bisa menyebabkan gagal panen yang sangat merugikan. 

Meski hama ini bisa dilakukan pencegahan sebelumnya, tapi bukan berarti bisa menyelamatkan semua tanaman tembakau. Apalagi ketika hama ini dalam jumlah yang besar. Sudah pasti akan memberikan kesulitan sendiri terhadap pertanian tembakau. Dengan adanya asuransi yang diberikan oleh pemerintah ini, diharapkan kerugian negara dan petani tidak terlalu besar. 

Dengan adanya wacana untuk memberikan asuransi ini, maka bisa dikatakan ada perlindungan secara menyeluruh bagi petani tembakau. Apalagi tembakau adalah salah satu tanaman yang memberikan banyak penghasilan terhadap negara. Sehingga rencana pemberian asuransi ini pun harus bisa terlaksana. 

Namun, hingga sekarang belum ada skema yang tepat untuk bisa membuat asuransi bagi petani tembakau ini bisa dijalankan. Sehingga memang ini pekerjaan rumah untuk pemerintah agar bisa mendapatkan rencana yang tepat. Diharapkan dengan adanya asuransi ini, petani tembakau tidak akan mendapatkan kerugian yang terlalu besar.