pengusiran kapal perang

Ketegangan Amerika Serikat dan China Saat Ini

rasikafm.co.id – Sebagai negara yang besar, Amerika Serikat dan China merupakan dua buah negara yang banyak disoroti di mata dunia. Selain karena kemajuan dan keunggulan yang dimiliki oleh kedua negara tersebut, banyak pula aspek lain yang disoroti dari keduanya. Terlebih seperti saat munculnya pandemi sekarang ini. Saat wabah Covid-19 semakin merajalela di seluruh penjuru dunia, hubungan dari kedua negara tersebut juga terlihat semakin memanas.

Perselisihan Antara China dan Amerika Serikat

Tidak dapat dipungkiri bahwa wabah yang melanda di dunia saat ini menjdai salah satu hal yang terus dibahas di berbagai media. Mulai dari tips untuk mencegah penularannya hingga berupa jumlah korban yang semakin banyak berjatuhan di sejumlah negara. Tentu kasus berupa wabah pandemi ini harus ditangani dengan langkah yang sigap guna meminimalisir kerugian yang terjadi setelahnya.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah munculnya perselisihan oleh kedua negara penting di dunia tersebut. Diketahui bahwa hingga saat ini China dan Amerika masih terus bersitegang terkait wabah yang melanda hampir di seluruh negara ini. Bahkan hal hal yang menjadi perselisihan kedua negara ini juga tidak hanya terkait masalah wabah saja, masih terdapat hal lainnya yang juga menjadi sumber permasalahan dari kedua negara tersebut.

ketegangan amerika serikat dengan china

Masalah yang dimaksud disini adalah mengenai masalah perdanganan soal Laut Selatan yang juga telah diketahui oleh banyak pihak di dalamnya. Pihak China sendiri juga telah mengakui perselisihan tersebut dapat berdampak kepada aspek lain ke depannya. Juga dapat diketahui bahwa terdapat sebuah laporan yang bocor, hal ini sendiri disampaikan oleh pihak Kementerian Keamanan dari China kepada presiden China Xi Jinping.

Sejarah Mengenai Hubungan China dan Amerika Serikat

Jika dilihat kembali dari ulasan sejarah yang ada, negara China memiliki keterkaitan dengannegara Amerika Serikat. Seperti misalnya pada tahun 1989 yang lalu terkait tragedi penumpasan di Lapangan Tiananmen. Tentu dengan adanya perselisihan yang terjadi saat ini juga menjadikan sentimen yang terbentuk akan berada di titik yang tertinggi oleh negara tersebut.

Seorang rekan peneliti senior bernama Dean Cheng juga mengatakan bahkan perang di antara kedua negara ini dapat memiliki kemungkinan terjadi dalam waktu 5 tahun yang akan datang. Dean Cheng sendiri merupakan rekan peneliti senior di bagian Urusan Politik dan Militer negara China yang ada di think tank Yayasan Warisan Budaya di negara Amerika Serikat.

Baca Juga : Di Tengah COVID-19, Ekonomi Melambat Investasi Berkurang Banyak

Hubungan Negara China dengan Taiwan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa negara China telah menganggap Taiwan sebagai sebuah provinsi yang memisahkan diri dengan mereka. Namun pada akhirnya keduanya bergabung menjadi satu bagian kembali. Akan tetapi diketahui pula bahwa Taiwan memiliki hubungan erat dengan negara besar Amerika Serikat. Tentu hal ini juga menjadi salah satu hal yang disoroti oleh publik hingga saat ini.

Dean Cheng sendiri mengungkapkan bahka masalah peperangan dapat saja terjadi atas persetujuan kedua belah negara. Tentu dengan keputusan tersebut juga akan berdampak kepada banyak aspek yang lainnya, mulai dari masalah ekonomi dan juga keselamatan warga negara dari negara yang bersangkutan. Cheng sendiri juga mengungkapkan bahwa tampaknya presiden China lebih menyukai tentang tekanan politik dan juga ekonomi.

Sistem ADIZ (Zona Identifikasi Pertahanan Udara)

Hingga saat ini dapat diketahui bahwa presiden negara China tidak akan menggunakan kekuatan militer dalam mengatasi permasalah yang terjadi. Kekuatan militer tersebut juga bukan merupakan pilihan pertama yang dimiliki oleh pihak presiden Xi Jinping. Hal ini dikungkapkan pula oleh rekan peneliti senior Dean Cheng tersebut. Namun juga harus digarisbawahi bahwa hal ini dapat menjadi pengecualian di Taiwan.

pengusiran kapal perang

Cheng juga mempertanyakan mengenai apakah peperangan militer tersebut akan benar terjadi terhitung dari 5 tahun mulai sekarang. Hal lain yang tidak kalah penting ialah mengenai sistem ADIZ yang dapat pula untuk diberlakukan. Tentu dengan adanya ADIZ akan menjadikan presiden China seakan kehilangan muka dari segi internal. ADIZ ini sendiri merupakan Zona Identifikasi Pertahanan Udara yang ada di kawasan Laut China Selatan.

Pertanyaan yang muncul menjadi bukan berupa apakah presiden Ameriak Serikat, Donald Trump adalah seseorang yang membuat kesepakatan. Namun bergantu menjadi apakah presiden Chine Xi Jinping juga merupakan seseorang yang membuat kesepakan. Hal ini tentu saja terbilang sangat penting untuk diperhatikan jika dilihat dari ranah politik. Namun hingga kini kedua negara tersebut masih tetap “bermain” sesuai dengan aturan yang berlaku.

Banyak masalah yang telah terjadi terkait masalah wabah yang terjadi. Mulai dari tumbangnya perekonomian pada suatu negara hingga munculnya perselisihan diantara kedua negara besar yang ada di dunia. Dari keadan ini juga muncul beragam isu serta spekulasi yang berkaitan dengan hal tersebut. Tentu dari informasi yang ada layak untuk disaring dan dipilah terlebih dahulu demi menunjukkan sikap bijak akan hal tersebut.