kartu prakerja

Mengenal Kartu Pra Kerja dan Keunggulannya

Kartu Pekerja merupakan salah satu program yang diadakan pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Namun, adanya krisis serta gelombang Covid-19 yang berhasil melumpuhkan kegiatan ekonomi serta kegiatan sosial yang terkena dampak sangat parah, membuat presiden Jokowi mengambil inisiatif dan tindakan langsung.

Presiden Indonesia Memerintahkan untuk langsung mempercepat realisasi untuk program pembagian serta menerapkan Kartu Prakerja menjadi lebih cepat dari jadwal sebelumnya. Pengadaan kartu yang dipercepat tersebut dilakukan agar dapat mengatasi beberapa kasus pemecatan atau pemotongan jumlah karyawan dalam suatu perusahaan atau dinamakan PHK yang hampir terjadi dimanapun perusahaan yang ada di Indonesia karena dampak dari virus corona.

Pemerintah pusat telah merilis secara resmi Kartu Pra Kerja di tahun 2020 secara nasional, yakni diselenggarakan dari bulan April yang tentunya diharapkan bisa membantu perekonomian usaha Indonesia. Tidak hanya itu saja, pemerintah tutur menambahkan anggaran ke program Kartu Pra Kerja yang tadinya bernilai 10 triliun, menjadi sebesar 20 triliun. Meningkatnya anggaran dana tersebut tentu manfaat yang bakal dirasakan oleh peserta juga ikut meningkat.

Bagi peserta yang sudah mendaftar kemudian lolos untuk memperoleh Kartu Pra Kerja tersebut masing-masing akan mendapatkan uang sekitar Rp 3.550.000 selama menjalankan program tersebut. Jika dirinci lebih detail, anggaran insentif ini sudah meliputi dana pelatihan 1 juta yang tidak bisa dicairkan, lalu insentif sesudah berhasil menyelesaikan pelatihan jumlahnya sebesar 600rb per bulannya selama empat bulan pelatihan dan uang insentif survey sebesar 150rb.

Setelah mengetahui dan mengenal apa itu Program Kartu Prakakerja, berikut ini ada beberapa keunggulan dan dampak positif yang bisa dirasakan oleh peserta Kartu Prakerja yang sudah diterapkan oleh Presiden Jokowi dari tahun 2020 silam, dan siapa saja yang berhak untuk diprioritaskan mendapatkan Kartu Pra Kerja tersebut, simak penjelasannya lebih lengkap dibawah ini.

1. Memperoleh Dana Pelatihan Sampai 7 Juta

Sesuai informasi yang diterbitkan oleh kementerian perekonomian Indonesia, besaran dana pelatihan yang akan diterima oleh para peserta cukup bervariasi, sampai nominal terbesar 7 juta untuk satu kali seumur hidup. Selain itu, pemerintah pusat akan membayar seluruh dana pelatihan tersebut ke lembaga pemberi pelatihan lewat platform digital.

Dengan begitu seluruh masyarakat yang memiliki kegiatan usaha mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh biaya pelatihan sebesar 7 juta rupiah.

2. Boleh Memilih bentuk Pelatihan

prakerja

Para program ini tersedia dua bentuk pelatihan yang akan diberikan, mulai dari pelatihan daring secara online atau pelatihan langsung secara offline. Selain itu juga terdapat pilihan program untuk pelatihan three in one yakni berupa pelatihan, lalu sertifikasi, serta penempatan yang akurat bagi para pencari pekerjaan.

Dari setiap bentuk program yang ditawarkan, pemerintah pusat melalui platform digital akan menyeleksi para lembaga-lembaga pelatihan yang memiliki kredibilitas tinggi serta sesuai kebutuhan pasar dari tenaga kerja di Indonesia. Lembaga penyedia program latihan untuk Kartu Prakerja cukup bervariasi, Seperti lembaga pelatihan bagi pemerintah, lembaga pelatihan bagi swasta, pelatihan untuk pekerja industri, institusi pendidikan bidang vokasi sampai universitas.

3. Bekerjasama oleh Platform Digital

Program Kartu Pra Kerja yang diusung oleh pemerintah pusat negara Indonesia melakukan kerjasama terhadap platform digital masa kini yakni Bukalapak, Tokopedia, HarukaEdu, MauBelajarApa, Ruangguru, PijarMahir, Sisnaker dan Sekolahmu. Untuk informasi terkini tentang Kartu Prakerja bisa kamu akses ke situs resmi dari Kartu Pra Kerja itu sendiri.

4. Diprioritaskan untuk Pencari Kerja Muda dan Pekerja

Koordinator dari menteri perekonomian, yakni Airlangga Hartarto mengatakan kartu tersebut menyediakan dana pelatihan untuk yang mencari sebuah pekerjaan atau rakyat yang sedang tidak mencari kerja.

Entah itu seorang buruh, seorang karyawan perusahaan, mereka korban PHK atau lulusan SMA bahkan orang-orang yang usianya 18 tahun lebih, baik mereka yang sama sekali tidak sekolah atau rakyat yang kuliah semuanya boleh mendaftarkan diri. Tapi, prioritas pemberian Program Kartu Prakerja ini akan berfokus kepada pencari kerja muda dan pekerja muda, sisanya mereka boleh bersaing untuk mendapatkannya.

5.  Registrasi dari Awal April Tahun 2020

Di Tahun 2020 silam, pemerintah pusat memilih untuk mengenalkan terlebih dahulu tentang program kartu prakerja sebelum masyarakat atau calon peserta mendaftarkan diri. Sedangkan registrasinya belum dibuka pada saat itu. Upaya ini, agar seluruh masyarakat teredukasi dulu sebelum diluncurkannya program tersebut.

6. Anggaran 10 Triliun

Pada tahun 2020 kemarin, pemerintah sudah menyediakan anggaran program sekitar 10 triliun rupiah untuk diberikan ke sekitar 2 juta orang yang menerima program Kartu Prakerja. Harapannya, agar kedepannya perkembangan para pencari kerja dan pekerja bisa meningkatkan dengan pesat.

Melalui Kartu Pra Kerja tersebut, pemerintah juga akan mendorong berbagai lembaga pelatihan serta dunia usaha agar saling bekerja sama, supaya lulusan dari lembaga pelatihan ini nantinya bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan.