Tahapan Mempelajari Terjemahan Bahasa Jepang

Tahapan Mempelajari Terjemahan Bahasa Jepang

Banyak orang beranggapan jika bahasa Jepang tampak rumit sehingga Anda merasa minder untuk mempelajarinya, mulai dari cara baca dan menulis. Dalam melakukan pembelajaran bahasa Jepang, Anda tidak perlu menguasai huruf kanji yang terdiri atas 50.000. Pasalnya, penutur asli bahasa Jepang hanya menguasai katakana, hiragana, dan 6.000 kanji saja. Selama belajar terjemahan bahasa Jepang Anda tidak perlu risau soal rentan waktu yang dibutuhkan karena sekarang cukup mudah dipelajari.

Memulai belajar bahasa Jepang bisa dimulai dengan membaca buku anak, komik (manga) maupun anime yang menggunakan huruf katakana dan hiragana. Tips mempelajari bahasa dan metode penulisan huruf katakana dan hiragana, sebagai berikut.

  • Anda bisa memulai membaca manga (komik) berbahasa Jepang dengan komik berbahasa Indonesia. Silakan bandingkan terjemahan teks asli dengan bahasa terjemahan agar membantu Anda memahami struktur kalimat hingga pelambangan dari bahasa Jepang.
  • Ketika Anda mempelajari huruf hiragana, sebaiknya Anda membaca buku  buah cipta Mari Takabayashi karena dia menulis buku anak menggunakan hiragana.
  • Apabila kemampuan bahasa Jepang meningkat, Anda bisa mencari manga ataupun anime Jepang. Selama membaca ataupun menonton perhatikan baik-baik setiap kalimat untuk memperbanyak kosakata. Misalkan kalau bingung dengan beberapa kosakata, cari terjemahan melalui internet.
  • Apabila sudah lancar, barulah Anda membaca manga tanpa mencari terjemahannya. Kalaupun masih ada beberapa kosakata yang dibingungkan, Anda bisa melingkarinya dan mencatat artinya.
  • Selanjutnya, Anda bisa mempelajari struktur kalimat dan tata bahasa. Memang langkah ini terasa sulit karena teks bahasa Jepang tidak tersedia spasi.
  • Dibandingkan memahami bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, kenyataannya bahasa Jepang lebih rumit. Hal ini terlihat dari struktur dasar bahasa Jepang yang berbeda daripada struktur bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Apabila di bahasa Indonesia kalimat ditulis berdasarkan rumus S-P-O, seperti “Saya makan daging”, secara literal kalimat bahasa Jepang malah berbentuk S-O-P, menjadi “Saya daging makan”. Untuk itu Anda harus memahami dan mengetahui karakter yang relevan berdasarkan subjek maupun objek di kalimat berbahasa Jepang.
  • Seperti halnya menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa asing lainnya, yang memerlukan proses dan tahap. Ketika Anda membaca teks berbahasa jepang, pasti akan bertemu dengan kata berulang. Makin sering menemukan kata yang sama, dengan begitu Anda mudah mengenali teks, arti, dan kecepatan membaca.
  • Terakhir, agar meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang lebih mudah, carilah teks berdasarkan minat. Misalkan Anda penggemar Naruto, silakan baca teks asli berbahasa Jepang untuk mempermudah penguasaan bahasa.

Baca juga : AS memberlakukan sanksi baru terhadap Iran dan Pemimpin Tertinggi

Sekian sudah informasi yang dapat kami sampaikan perihal tahapan belajar bahasa Jepang melalui terjemahan bahasa Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih dan sampai bertemu di lain kesempatan.