Calon Kandidat yang Digadang Maju Capres 2024

Dalam Rapat Kerja Nasional atau Rakernas yang diadakan pada Senin (3/10/2022) lalu, Partai Nasional Demokrat (NasDem) resmi memilih Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden 2021. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. 

“Kenapa Anies Baswedan ? Jawabannya adalah ‘why not the best’,” tegas Surya Paloh pada pidatonya di NasDem Tower, Jakarta Pusat. Menurutnya, hanya Anies opsi terbaik yang bisa dipilih oleh NasDem. 

Pengusungan Anies Baswedan sebagai kandidat pada pilihan presiden mendatang, bukan hal yang mengejutkan lagi. Pasalnya, popularitas Anies di masyarakat semakin naik sejak ia menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan serta Gubernur DKI Jakarta. Namanya pun selalu masuk dalam daftar top survei elektabilitas calon kandidat 2024.

Selain Anies, ada beberapa nama yang berpotensi maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Siapa saja calon kandidatnya ? 

Daftar Calon Kandidat Presiden 2024

Daftar nama calon kandidat berikut berdasarkan hasil dari beberapa sumber, yakni lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Poltracking Indonesia dan Musyawarah Rakyat Indonesi (Musra).

Survei CSIS

Lembaga survei CSIS memberikan 14 nama bakal calon presiden kepada responden. Dan hasilnya terdapat tiga nama teratas yang berpotensi menjadi kandidat calon presiden pada Pilpres 2024. Tiga nama tersebut adalah Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan) dan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta).

Ganjar Pranowo menempati posisi pertama dengan total suara 25,9 persen. Sementara Prabowo Subianto mendapatkan 19,2 persen suara responden, kemudian disusul Anies yang meraih 18,1 persen.

Kandidat lainnya yang masuk dalam daftar 14 nama, rata-rata hanya memperoleh sedikit dukungan dari responden. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meraih 16,2 persen suara, lalu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hanya mendapatkan dukungan sebesar 4,3 persen.

Ada juga Agus Harimurti Yudhoyono yang mendapatkan 2,3 persen, Anidka Perkasa 1,8 persen, Erick Thohir dan Khofifah Indah Parawansa yang sama-sama hanya memperoleh 1,5 persen suara. 

Kemudian ada Puan Maharani yang menjabat sebagai Ketua DPR RI hanya memperoleh 0,8 persen. Airlangga Hartarto 0,4 persen, Muhaimin Iskandar 0,3 persen, lalu elektabilitas 0,1 persen yang diraih Zulkifli Hasan dan Salim Segaf Al-Jufri.

Terdapat 3,4 persen responden yang tidak ingin menjawab atau tidak tahu, lalu 2,6 persen memilih tokoh lainnya, dan 1,3 persen belum menentukan pilihan. 

Survei Poltracking Indonesia

Survei Poltracking juga mendapatkan hasil yang tidak jauh berbeda. Ada 3 nama teratas dari sepuluh calon kandidat. Ketiganya adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Ganjar Pranowo menjadi calon kandidat dengan perolehan suara tertinggi yaitu 26,9 persen. Kemudian ada Prabowo Subianto yang meraih 22,5 persen suara. Sementara, posisi ketiga ditempati oleh Anies Baswedan dengan perolehan suara 16,8 persen.

Posisi kandidat lainnya sedikit berbeda dengan hasil survei dari CSIS. Setelah Anies Baswedan, ada Agus Harimurti Yudhoyono yang meraih 3,6 persen, Ridwan Kamil 3,4 persen, dan Erick Thohir 2,6 persen.

Di posisi ketujuh, ada Sandiaga Uno dengan perolehan suara 2,2 persen lebih unggul dari Khofifah Indar Parawansa yang ektabilitasnya hanya 2,0 persen. Kemudian pada posisi dua terakhir ditempati oleh Airlangga Hartarto yang meraih 1,8 persen dan Puan Maharani 1,2 persen.

Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra)

Musra diselenggarakan oleh relawan Jokowi dengan 5.721 perserta dan menghasilkan 10 nama calon kandidat yang digadang maju pada Pilpres 2024. 

Berbeda dari hasil kedua survei sebelumnya, Presiden Jokowi mendapatkan suara terbanyak dari hasil survei yakni 1.704 orang atau sekitar 29,7 persen. Mereka ingin Jokowi kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Begitu juga pada posisi kedua yang justru ditempati oleh Sandiaga Uno dengan perolehan suara 968 orang atau 16,9 persen. Kemudian menyusul Ganjar Pranowo yang didukung oleh 921 orang atau 16,1 persen.

Dalam musyawarah ini tidak hanya menghitung banyaknya suara calon kandidat presiden, namun juga wakil presiden. Dan berikut hasilnya :

Daftar Kandidat Calon Presiden

  1. Jokowi 29,7 persen
  2. Sandiaga Uno 16,9 persen
  3. Ganjar Pranowo 16,1 persen
  4. Prabowo Subianto 11,1 persen
  5. Anies Baswedan 9,0 persen
  6. Ridwan Kamil 5,1 persen
  7. Puan Maharani 4,1 persen
  8. Dedi Mulyadi 2,8 persen
  9. Moeldoko 2,5 persen
  10. Andika Perkasa 1,4 persen

Daftar Calon Kandidat Wakil Presiden

  1. Ridwan Kamil 38,8 persen
  2. Airlangga Hartarto 13,2 persen
  3. Erick Thohir 12,8 persen
  4. Arsjad Rasjid 10,3 persen 
  5. Puan Maharani 9,4 persen
  6. Anies Baswedan 4,8 persen
  7. Sandiaga Uno 4,0 persen
  8. Ganjar Pranowo 2,7 persen
  9. Moeldoko 1,5 persen
  10. Dedi Mulyadi 0,6 persen