Profil Bambang Susantono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara

Kita warga Indonesia pasti tak asing dengan istilah Nusantara, kata tersebut sudah tersiar muncul di Jawa abad ke -15 sewaktu jaman kejayaan Majapahit dibawah Raja Hayam Wuruk, Sang Maha Patih Gajah Mada melakukan Sumpah Amukti  Palapa ia belum akan bersenang – senang dan akan berpuasa sebelum negara Majapahit kala itu menyatukan Nusantara. 

Pemerintah Indonesia untuk menyongsong masa depan memindahkan pusat pemerintahan Ibu Kota Jakarta ke Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara, penggunaan diksi memakai Nusantara. 

Nah Ibu Kota Nusantara ini mempunyai skema khusus karena daerah khusus maka pemimpinnya juga khusus ditunjuk sebagai Kepala Pimpinan Otoritas Ibu Kota Nusantara oleh Presiden Jokowi. Penasaran dengan profil dari kepala pemimpin otoritas di Ibu Kota Nusantara? Mari kita simak bersama – sama di bawah ini.

Kebijakan Presiden Mengenai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) 

Pada tanggal 15 Februari 2022 secara resmi Presiden Joko Widodo telah dan sudah menandatangani UU (Undang – undang) No. 3 tahun 2022 terkait dengan IKN atau Ibu Kota Negara. Dalam UU tersebut di pasal 3 ayat 10 menyatakan bahwa “Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita IKN ditunjuk dan diangkat paling lambat dua bulan setelah UU tersebut diundangkan.” Selanjutnya pada pasal 9 ayat 1 dinyatakan Kepala Otorita IKN bekerja dibantu oleh seorang wakil kepala Otorita IKN.

Kemudian dalam pasal 10 ayat 1, disebutkan, kepala dan wakil kepala Otorita IKN memegang jabatan selama lima tahun terhitung sejak tanggal pelantikan. Kepala dan wakil Otorita IKN dapat kembali ditunjuk dan diangkat setelah berjalan satu periode namun juga dapat diberhentikan sewaktu – waktu sebelum masa periode jabatan berakhir. 

Dilansir dari kompas “struktur organisasi dan pengisian jabatan Otorita Ibu kota Nusantara disesuaikan dengan tahapan persiapan, pembangunan, pemindahan Ibu Kota Nusantara serta kebutuhan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Khusus Ibukota Nusantara. Dalam bunyi di pasal 11 UU No 3 tahun 2022.

Profil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)

Bambang Susantono, namanya mulai mencuat setelah Presiden Jokowi memastikan akan melantiknya untuk menjadi Kepala Pimpinan Otorita Ibu Kota Nusantara pada hari kamis tanggal 10 bulan Maret 2022 dengan masa jabatan tahun 2022 – 2027. Sedangkan untuk wakil badan Otorita IKN dijabat oleh Dony Rahajoe. 

Di dalam pemerintahan Bambang Susantono bukan tokoh anyar, Ia merupakan pelaksana teknis tugas dari menhub(menteri perhubungan), kemudian akhirnya dilantik wamen(wakil menteri) perhubungan definitif di masa kabinet pemerintah SBY(Susilo Bambang Yudhoyono).

Bambang Susantono lahir pada tanggal 4 bulan November tahun 1963, Ia telah lulus dari Fak. Teknik Sipil di ITB(Institut Teknologi Bandung) alumni tahun 1987 kemudian melanjutkan studinya master di California Berkeley University pada bidang Tata Kota, serta meraih gelar Doktor pada bidang perencanaan pembangunan infrastruktur dari California Berkeley University. 

Oleh sebabnya Ia pun disebut sebagai pakar perencanaan pembangunan transportasi dan infrastruktur. Eks Ketum (MTI) Masyarakat Transportasi Indonesia pada masa jabat 2004 – 2010  dan juga punya peran penting dalam (ADB/ Asian Development Bank), kelembagaan itu menunjuknya menjadi Vice President untuk urusan pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan pengetahuan.

Dikutip dari Setkab.go.id dalam pers di Istana Merdeka, Bambang Susantono memberikan keterangan bahwa pihak – pihak nya akan berupaya maksimal membuat organisasi yang dipimpin  menjadi lembaga institusi yang lincah serta memiliki tata kelola  yang baik juga.

Saat ini Bambang dan pihak – pihak yang terlibat tengah merancang bersama dengan lembaga / kementrian terkait. Sedangkan untuk persoalan lembaga atau institusi memang saat ini sedang kita godok bersama dengan lembaga / kementrian yang terkait. 

Kami juga akan memastikan nanti ada satu hal bentuk yang lincah, akan tetapi masih tetap terpenuhi kaidah tentang penataan dan pengelolaan yang bagus sehingga kita  memiliki satu lembaga atau institusi yang bisa kita istilahkan lincah atau agile tapi juga dengan governance (pemerintahan) yang baik. 

Kemudian Ia pun menambahkan sejak awal dirinya dan pihak terkait pada dasarnya ingin memastikan penataan dan pengelolaan dari Otorita IKN yang dapat berlangsung dengan baik. Hal tersebut diungkapkan menurut Bambang, penataan dan pengelolaan yang baik merupakan dasar syarat yang cukup utama untuk menarik investor. 

Semakin kita mempunyai satu kelembagaan yang baik, semakin investor itu melihat kita dan percaya bahwa kita punya tingkat kredibilitas keunggulan dan tentu menciptakan kepercayaan pada investor. Semoga di dalam waktu dekat kita mampu selesaikan untuk Perpres organisasi ini sebab memang ini sudah ditunggu peraturannya. 

“ Disamping itu nanti pihaknya juga akan melakukan sebuah konsultasi publik dalam menyerap aspirasi dari masyarakat sehingga pembentukan struktur Otorita IKN ini nantinya berjalan lebih baik. “ujar Bambang Susantono. 

Demikianlah profil singkat dari Bambang Susantono Kepala Otorita IKN semoga bermanfaat.